Sunday, June 1, 2014

Bisnis Menyewakan Ide

Posting kali ini terinspirasi dari presentasi Stephen Key di Google. Cukup menarik dari saya tentang yang dijalankan oleh Stepehen Key ini. Bisnis dia adalah licensing ideas atau menyewakan ide. Dari bisnisnya ini dia meraup untuk jutaan dolar.

Ide dari bisnisnya ini adalah dia mencari ide-ide baru yang sekiranya bisa digunakan oleh industri-industri. Setelah mendapatkan ide-ide tersebut, dia mengajukan paten sementara atau disebut sebagai provisional patent dari kantor patent amerika serikat. Berbekal ide dan patent tersebut dia menawarkan ide-idenya untuk dipakai di berbagai industri baik di amerika maupun di luar amerika. Industri yang telah dilayani juga cukup beragam dari industri obat, makanan, lifestyle, sampai perusahaan pembuat kartu ucapan selamat seperti Hallmark.

Stephen Key menjelaskan bahwa ide bisnisnya ini dia dapatkan ketika bekerja di perusahaan pembuat boneka Teddy Ruxpin dimana penemu boneka tersebut mendapatkan uang yang sangat banyak dari royaltia atas boneka yang dia temukan.

Dia menjelaskan bisnisnya bisa berjalan karena sekarang banyak sekali perusahaan-perusahaan yang menerapkan kebijakan open innovation. Dengan kebijakan ini maka perusahaan bersedia membayar untuk menggunakan ide-ide yang nantinya akan diaplikasikan di produk dan jasa yang mereka tawarkan.

Untuk melindungi idenya supaya tidak dicaplok atau dicuri oleh perusahaan-perusahaan tersebut, dia mendaftarkan idenya tersebut ke kantor paten amerika. Disini dia cukup beruntung karena di Amerika terdapat jenis paten yang disebut provisional patent, dimana dia punya hak paten atas idenya itu hanya dalam waktu satu tahun. Setelah satu tahun, hak paten tersebut akan hilang kalau dia tidak mendaftarkan idenya sebagai permanen patent.

Mengenai kemudahan yang dia dapatkan karena berada di Amerika, dia menyebutkan bahwa kemudahan itu sebenernya bukan syarat mutlak, karena dia pernah juga menjual idenya ke Jepang yang tidak tercakup dalam wilayah kantor paten amerika. Intinya adalah ide kita harus benar-benar menyelesaikan suatu masalah yang dihadapi perusahaan tersebut.

Jika terjadi kasus dimana ide kita dicuri sedangkan tidak ada perlindungan paten atas ide kita tersebut menurut dia itu bisa diatasi dengan menyimpan semua rekaman percakapan kita baik itu email, chatting atau telpon yang menunjukkan bahwa kita pernah menyampaikan ide tersebut ke perusahaan tersebut. Kalau ada uang bisa kita tuntut dengan pengacara atau kalau tidak punya uang cukup tuliskan kejadian yang kita alamai di internet di forum-forum yang cukup populer. Karena perusahaan-perusahaan sekarang sangat concern dengan image mereka di internet. Hal ini bisa membuat mereka berpikir beberapa kali kalau ingin berbuat curang.

Stephen Key juga menjelaskan strategi untuk memasukkan ide kita ke suatu perusahaan. Sebisa mungkin jangan ngobrol dengan orang dari legal department atau bagian yang mengurusi tentang masalah hukum perusahaan tersebut. Hal ini karena mereka pasti akan berusaha mendapatkan ide Anda dengan harga semurah mungkin bahkan kalau bsia gratis. Orang yang sebaiknya Anda ajak ngobrol adalah dari Departemen Marketing atau Sales. Karena merekalah yang benar-benar mengerti masalah yang dihadapi oleh customer mereka. Kalau mereka tertarik maka mereka biasanya akan memperjuangkan ide Anda untuk diterima.

Secara garis besar berikut urut-urutan yang dijalankan untuk menajalankan bisnis menyewakan ide:


  1. Temukan masalah yang sering dihadapi oleh banyak orang termasuk diri Anda sendiri. Pastikan masalah tersebut juga dihadapi banyak orang dan belum ada solusinya.
  2. Cari solusi dari masalah tersebut. Setelah dapat solusinya search di internet (e.g. Google patent) untuk mencari patent atau solusi yang mungkin sudah ada. Meskipun sudah ada patent untuk solusi tersebut, belum tentu patent tersebut sudah diimplementasikan oleh industri. Stepehen Key menyebutkan bahwa 97% paten di seluruh dunia tidak menghasilkan uang sepeserpun untuk penemu paten tersebut.
  3. Terus kembangkan solusi tersebut sampai bisa menghasilkan paten baru. Anda akan cukup kaget bahwa paten bisa mencakup hal-hal atau ide-ide yang sangat-sangat sederhana. Silakan lihat paten-paten Stephen Key sebagai contoh. Justru paten atau ide yang sederhana kemungkinan besar akan dibelia tau disewa oleh industri karena implementasinya akan sangat mudah.
  4. Setelah cukup yakin bisa menghasilkan paten ajukan provisional patent ke kantor hakcipta dan paten. Hal ini yang sepertinya susah untuk diluar Amerika. Ini harus diselidiki di negara masing-masing untuk mengetahui kemungkinannya. Kalaupun tidak bisa dipatenkan bisa gunakan solusi yang disebutkan diatas yaitu dengan menyimpan rekaman semua komunikasi kita dengan perusahaan yang kita hubungi untuk mencegah pencurian ide di masa depan.
  5. Hubungi bagian marketing atau sales dari perusahaan-perusahaan yang sekiranya akan tertarik dengan ide tersebut. Benar-benar alokasikan waktu untuk mencari dan menghubungi perusahaan2 tersebut.
  6. Jika sampai jangka waktu tertentu (misal setelah intensif menghubungi selama sebulan) tidak ada yang tertarik, maka ide Anda memang tidak bisa digunakan. Coba tanya kenapa industri tidak mau menggunakannya dan ubah idenya untuk bisa dijual lagi.
  7. Kalau ada yang tertarik maka selamat menikmati uang hasil royalti ide Anda :)

Semoga tulisan ini bisa membantu menambah wawasan mengenai peluang bisnis di open innovation.

No comments:

Post a Comment