Wednesday, September 10, 2014

Tips ketika Pitching ke (calon) investor

Tulisan berikut tentang tips dan cara pitching yang baik ke potensial investor untuk mendapatkan pendanaan. Baik pendanaan untuk seed atau round series. Tips ini saya kumpulkan setelah melihat puluhan episode dari Shark Tank.

Bagi yang tidak tahu apa itu Shark Shark Tank, itu adalah TV show yang banyak diminati di Amerika. Intinya adalah di Shark Tank tersebut adalah acara pitching untuk entrepreneur Amerika untuk mendapatkan investasi dari para investor kakap Amerika. 5 investor kaya di Amerika yang bersedia menginvestasikan uang mereka sendiri ke entrepreneur yang mereka anggap layak. Acara ini sebenernya bertujuan untuk meningkatkan semangat entrepreneurship di amerika dan membuka lapangan pekerjaan di Amerika. Bagus sekali kan?

OK, cukup deskripsi tentang Shark Tank. Berikut tips untuk pitching ke potensial investor:

  1. Pastikan Anda tau apa masalah yang diselesaikan oleh produk atau servis Anda. Masalah itu harus benar-benar ada dan dialami oleh banyak orang. Kalau bisa semua orang punya masalah ini. 
  2. Dukung masalah yang Anda selesaikan itu dengan data. Cari data yang valid. Misal. 60% penduduk indonesia punya masalah dengan ini. Data bisa dicari di internet dari lembaga riset dan survey.
  3. Masalah yang terdefinisi dengan bagus juga menunjukkan target pangsa pasar dari produk Anda. Sangat bagus bisa mengetahui berapa besaran market yang Anda inginkan berdasarkan data yang valid.
  4. Pastikan tidak ada atau paling tidak sangat sedikit sekali kompetitor di pasar yang melakukan hal yang sama.
  5. Kalau ada kompetitor, cari tau apa kelemahan dari kompetitor tersebut yang bener-bener dikeluhkan oleh penggunanya. pastikan kelemahan tersebut tidak ada di produk Anda atau pengguna produk Anda tidak akan mengeluhkan hal yang sama.
  6. Pastikan solusi, produk atau servis yang Anda tawarkan itu mudah dipahami, mudah digunakan dan memiliki harga yang terjangkau oleh orang yang menjadi target Anda.
  7. Lakukan penjajakan dengan melakukan penjualan. Langkah ini sangat penting untuk mengetahui apakah Anda bisa menghasilkan uang dari produk atau servis Anda. Karena seringkali dalam Shark Tank ide yang dianggap paling aneh dan tidak masuk akalpun akan terlihat sangat masuk akal jika penjualannya sangat bagus.
  8. Sangat penting membuat barrier/penghalang bagi kompetitor untuk meng-copy karya anda. Di amerika ada yang namanya provisional paten, utility patent dan sebaginya yang mempermudah dan mempermurah entrepreneur dan penemu mematenkan produknya. tapi paten bukan satu-satunya barrier. Bisa juga misal dengan melakukan kontrak eksklusif dengan perusahaan retail atau customer yang sangat berpengaruh di pasar.
  9. Sebisa mungkin Anda harus ada omset/revenue. Paling jelek purchase order. Jangan hanya maju ke investor dengan menunjukkan hasil survey bahwa banyak yang berminat atau hasil pengukuran lainnya. Karena tanpa omset kemungkinan dapet investasi cukup kecil. Hasil yang paling meyakinkan mereka adalah omset dan laba bersih. Pastikan kedua angka ini cukup besar sehingga menarik buat investor.
  10. Dari nilai omset dan laba bersih tersebut buat perkiraan nilai dari perusahaan tersebut.Tidak ada rumus baku untuk ini. Nilai perusahaan ini sangat tergantung pada jumlah penjualan dan laba bersih Anda. Besarnya market, kompetitor dan sebaginya. Untuk startup memang susah menentukan nilai perusahaan.  Tapi melihat nilai perusahaan dari kompetitor dan nilai penjualan mereka bisa memberi gambaran berapa nilai perusahaan Anda saat ini.
  11. Tentukan berapa persen saham yang akan anda berikan dan berapa nilai investasi yang Anda harapkan.
  12. Anda harus punya rencana yang masuk akal dan feasible dengan uang investasi yang akan Anda terima. Apa yang akan Anda lakukan dengan uang investasi tersebut.
  13. Jangan pernah memberikan diatas 49% nilai perusahaan Anda kepada investor. Bahkan maksimal persentase yang Anda berikan haruslah dibawah 40%. Hal ini untuk mencegah investor mengambil alih usaha Anda dan untuk jaga-jaga Anda harus mencari investor lagi di kemudian hari. Anda harus tetap menjadi pemegang saham mayoritas.
  14. Usahakan mendapatkan lebih dari satu investor sehingga koneksi Anda dan bantuan yang Anda dapatkan lebih besar. bantuan disini tidak selalu dalam segi uang tapi juga mentoring, networking, dsbnya.
  15. Selalu, selalu, selalu negosiasi. Jangan pernah menerima begitu saja tawaran pertama dari investor. Cari alasan untuk bernegosiasi. Cari argumen untuk memperbesar nilai uang investasi dari investor dan memperkecil persentase saham yang dimiliki oleh investor. Tidak ada salahnya meng-counter balik penawaran investor sampai ditemukan titik temu.
  16. Jika sudah ditemukan titik temu segera deal dengan investor. jangan pernah mundur atau tampak ragu setelah ada titik temu. karena hal itu menunjukkan etika Anda yang kurang baik.
Demikian tips untuk pitching. Semoga bermanfaat.

Tuesday, June 17, 2014

Rangkuman Membuat Website

Tulisan ini untuk merangkum tiga tulisan sebelumnya dalam membuat web. Ada tiga hal yang membutuhkan biaya dan perhatian ketika kita ingin membuat web yaitu:

  1. Nama Domain
  2. Jasa Pembuatan Web dan jenis teknologi yang digunakan
  3. Web hosting atau tempat kita menaruh web kita di internet
Untuk nama domain bisa dibagi menjadi dua jenis berdasarkan biayanya. yaitu yang gratisan atau yang berbayar. Yang berbayar lebih direkomendasikan karena akan memberi nama unik untuk website Anda. Berbayar ada juga ada yang sangat mahal terutama jika nama domain tersebut adalah kata-kata yang sangat umum digunakan di kaus seperti misalnya rumah.com, buku.com dan sebagainya. Selain mahal biasanya nama domain dengan kata-kata yang umum tersebut biasanya sudah diambil untuk website lain. 

Untuk nama domain disarankan tidak memakai gratisan. Sebaiknya memakai yang berbayar tapi yang tidak mahal. Temukan nama unik web site Anda yang belum diambil orang lain.

Jasa pembuatan web dan jenis teknologi yang digunakan. Sama seperti nama domain, komponen ini ada yang gratisan menggunakan Content Management System (CMS) grtisan yang banyak tersedia di internet misalnya wordpress, joomla, drupal dan sebagainya. Ada yang berbayar relatif murah misalnya dengan menyewa programmer untuk mengubah/menyesuaikan sedikit CMS gratisan tersebut sesuai dengan kebutuhan web kita. Ada juga yang berbayar mahal dengan menyewa programmer langsung untuk membuat dari awal tanpa CMS gratisan. Semua ada kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tergantung kebutuhan web site kita, maka tidak ada rekomendasi khusus untuk hal ini. Silakan konsultasikan dengan pakar web Anda. 

Web hosting juga demikian. Ada jasa web hosting yang gratisan misalnya dengan menggunakan jasa cloud computing Google App Engine. Ada yang berbayar tapi tak terlalu mahal dengan memakai hosting berbayar yang banyak di internet misalnya hostgator, bluehost dan sebagainya. Ada yang berbayar mahal dengan membeli sendiri komputer/server untuk internet kita dan menyewa rak di pusat internet (gedung cyber IIX di Jakarta). Semua dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sama seperti jasa pembuatan web dan teknologi web, tidak ada rekomendasi khusus untuk web hosting. Sangat tergantung dari kebutuhan Anda. Silakan berkonsultasi dengan pakar web Anda.



Komponen Gratisan Berbayar tak mahal Berbayar Mahal
Nama Domain Contoh penyedia
freenom.com
(tak direkomendasikan
gratisan)


Nama yang tidak ada di kamus dan unik (direkomendasikan berakhiran.com)
Contoh penyedia GoDaddy


Nama yang ada di kamus dan sudah umum dikenal orang. Contoh penyedia: GoDaddy




Jasa buat /Teknologi     CRM gratisan
Contoh wordpress, Drupal



Penyesuaian CRM gratisan sesuai kebutuhan





Sewa Progremmer membuat sendiri sesuai dengan kebutuhan kita




Web Hosting Cloud computing Contoh: Google App Engine Web hosting untuk PHP yang umum contohnya: Bluehost, Hostgator  Beli Server sendiri dan ditaruh di rak pusat internet misal Gedung Cyber Jakarta

Thursday, June 12, 2014

Membuat dan Menjalankan Website Semurah Mungkin (Hosting Website)

Tulisan Berikut untuk mengulas salah satu bagian lagi dari membuat dan menjalankan web site yaitu hosting web site. Bagi yang belum mengerti apa itu hosting. Hosting adalah tempat penyewaan komputer dimana web site kita akan ditaruh. Komputer ini adalah komputer khusus yang terhubung dengan internet atau biasa disebut server. Dengan menaruh web site kita di server, maka web site kita bisa diakses di internet.

Ada beberapa alternatif untuk menaruh web site kita sehingga bisa diakses di internet antara lain.
  1. Hosting paketan yang disediakan banyak perusahaan hosting. Misalnya hostgator, bluehost (untuk hosting di amerika) dan juga qwords, masterweb dan sebaginya untuk hosting dalam negri.
  2. Memakai komputer atau server sendiri dan membeli IP address sendiri serta menghubungkannya ke internet.
  3. Mengguankan layanan cloud computing yang ada di internet seperti yang disediakan oleh Google, Amazon, Microsoft dan sebagainya.
Kita akan bahas detil, kelebihan dan kekurangan dari masing-masing alternatif diatas.

Hosting paketan adalah istilah yang saya buat sendiri. Hosting ini saya sebut paketan karena disini perusahaan hosting bukan hanya menyiapkan komputer/server saja tetapi juga semua aplikasi yang nantinya dibutuhkan untuk hosting web. Aplikasi-aplikasi inilah yang membuat saya menyebutnya sebagai paketan. Karena sudah ada paket-paket aplikasi yang terinstall di komputer/server tersebut. 

Hosting jenis ini sangat mudah untuk digunakan karena tidak butuh banyak hal yang dilakukan. Setting/pengaturan  ûn juga sangat minimal. Bahkan kebanyakan hosting jenis ini sudah ada Content Management System (CMS) gratisan seperti wordpress, drupal dan sebagainya. Karena kemudahannya inilah banyak orang yang tidak memiliki kemampuan teknis yang bagus dan hanya membutuhkan web site dengan fitur-fitur standar, memilih hosting jenis ini.

Namun karena paketan aplikasi inilah banyak juga orang yang tidak menginginkan jenis hoting ini . Mereka biasanya adalah orang-orang dengan kemampuan teknis yang bagus dan memang menginginkan fitur-fitur lebih. Juga yang ingin website yang unik tidak sama dengan yang lain. Paketan dari hosting ini membuat mereka tidak leluasa membuat fitur baru di website sehingga gak bisa buat sebuah web site unik.

Biaya untuk hosting ini bervariasi. Berkisar antara ratusan ribu hingga jutaan pertahun. Yang menyebabkan harga bervariasi ini antara lain: 
  1. Space atau ruang kapasitas yang disediakan oleh hosting tersebut untuk menampung file dan data website kita. 
  2. Bandwidth atau seberapa banyak orang yang bisa dilayani oleh website kita pada saat bersamaan. Selain itu juga seberapa cepat website kita melayani orang yang membuka web site.
  3. Hosting dalam atau luar negri. Hosting luar negri biasanya lebih mahal di banding dalam negri. Tetapi banyak hosting luar negri yang menawarkan pelayanan yang lebih baik dengan kebanyakan hosting dalam negri.
Hosting dengan memakai komputer sendiri. Jenis hosting ini sangat jarang digunakan orang karena biaya yang dibutuhkan sangat mahal. Karena selain kita harus membeli komputer dengan spesisfikasi server yang mahal, kita juga harus beli IP address, sewa tempat untuk menaruh komputer kita dan sebagainya. Selain itu untuk pemeliharaannya dibutuhkan orang yang punya kemampuan teknis yang sangat bagus.

Karena beberapa alasan tersebut makanya banyak orang tidak tertarik dengan hosting jenis ini.

Yang biasa menggunakan hosting jenis ini adalah perusahaan-perusahaan besar yang mereka memang membutuhkan memiliki kendali penuh atas server dan data yang mereka miliki. Hosting-hosting jenis lain adalah jenis dimana data kita dititipkan ke perusahaan hosting. Untuk perusahaan besar yang memiliki uang yang besar tentu dari segi biaya tidak terlalu penting karena mereka mampu.

Biaya untuk hosting jenis ini mulai dari harga jutaan rupiah. Untuk menaruh komputer/server kita di luar negri tentunya akan lebih mahal di banding di dalam negri.

Hosting dengan cloud computing. Cloud computing ini lebih mirip dengan hosting paketan tetapi memberi keleluasan yang hampir sama dengan hosting komputer sendiri. Orang untuk menghandle hosting jenis ini harus memiliki skill teknis diatas hosting paketan tapi tidak perlu se detil hosting dengan memakai komputer sendiri. 

Cloud computing memberikan banyak keleluasan dibanding hosting paketan antara lain:
  1. Lebih leluasa membuat fitur baru. Misalnya menambah supaya web site kita juga melayani aplikasi smartphone seperti android dan iPhone.
  2. Kita bisa membayar sesuai dengan kapasitas yang kita gunakan. Jadi kita hanya membayar sesuai dengan bandwith yang kita pakai, space yang kita pakai. Bahkan ada yang menyediakan gratisan sampai batasan tertentu misalnya Google App Engine.
Saat ini banyak yang menawarkan Cloud Computing seperti misalnya google, amazon dan Microsoft.
Untuk biaya dari cloud computing sangat bervariasi antara gratis hingga sangat mahal. Semua biaya tersebut tergantung dari seberapa banyak yang kita pakai dalam hal ruang yang kita sewa, bandwidth dan sebagainya.

Secara pribadi saya lebih menyukai cloud computing karena kita bisa mendapatkan layanan ini secara cuma-cuma atau sangat murah dan bila website kita mulai rame, kita bayar lebih. Ini menurut saya lebih baik daripada paketan yang banyak sekali limitasi dan biaya yang dipatok cukup mahal padahal belum tentu kita memakai semuanya. 


Friday, June 6, 2014

Membuat dan Menjalankan Website Semurah Mungkin (Jasa membuat Website)

Gambar dari http://indiawebwide.com/

Ini tulisan kedua dalam serial tulisan membuat dan menjalankan website semurah mungkin. Tulisan sebelumnya mengulas tentang biaya untuk nama domain. Tulisan kali ini mengulas Jasa pembuatan website yang, bisa jadi, memerlukan biaya juga.

Untuk membuat website dibutuhkan biaya. Biayanya sangat bervariasi dari 0 rupiah sampai bisa jadi ratusan juta rupiah. Ya, web site bisa dibuat dengan biaya pembuatan 0 rupiah. Untuk solusi termurah ini bisa didapatkan dengan menggunakan Content Management System (CMS) gratisan yang banyak tersebar di internet. Diantara Content Management System yang banyak digunakan antara lain:

  1. Wordpress 
  2. Drupal
  3. Joomla 
Kebanyakan CMS gratisan tersebut memiliki kemampuan untuk membuat sebuah website. Jika Anda memilih membuat website menggunakan CMS gratisan ini dan hanya mau meluangkan 0 rupiah untuk jasa pembuatan website maka ada beberapa hal yang  harus diketahui:
  1. Kemungkinan besar web site Anda tidak unik, alias akan banyak web site lain di internet. Hal ini tentu sangat berpengaruh jika kita kita ingin web site kita unik dan gampang dikenali orang di internet.
  2. Susah untuk menambah fitur baru di web site kita. Hal ini karena beberapa fitur yang gratisan sangat terbatas. Biasanya untuk menambah fitur baru kita harus mengeluarkan uang.
Solusi pertama, yang kebanyakan dilakukan orang, adalah dengan memilih CMS gratisan tapi tetap menyewa programmer untuk melakukan customisasi atau penyesuaian sesuai dengan yang kita inginkan. Untuk seolusi ini tentu saja memerlukan biaya. Biayanya bervariasi tergantung dari seberapa besar penyesuaian yang kita inginkan. Sebagai gambaran, teman saya yang menjalankan bisnis untuk penyesuaian ini mematok harga sekitar 2,5 juta rupiah sampai 10 juta untuk penyesuaian website dari CMS gratisan. Jumlah ini tentu tergantung fitur dan nego.

Jika yang Anda kehendaki hanyalah sebuah web site sederhana yang hanya menampilkan produk dan informasi lainnya di website maka solusi menggunakan CMS ini sudah lebih dari cukup. Jika ingin lebih seperti kemampuan untuk menerima pesanan/order, chatting dengan pelanggan sampe inventory produk, beberapa CMS yang saya sebutkan diatas juga sudah sangat mendukung dan lumayan lengkap.

Faktor pro dan kontra dalam menggunakan CMS adalah sebagai berikut:

  • Pro: sangat mudah dan cepat dalam membuat web site karena banyak fitur-fitur yang sudah ada. kalaupun memakai jasa programmer untuk penyesuaian tetap relatif mudah dan cepat untuk membuat website dibanding tidak memakai CMS. Untuk fitur yang sederhana, menggunakan CMS ini bisa dibuat sebuah website dalam hitungan jam.
  • Kontra: Kalau suatu saat terjadi serangan hacker atau virus yang mentarget CMS tersebut, kemungkinan besar website Anda juga bisa kena serang sehingga tidak berfungsi lagi. Hal ini dikarenakan banyaknya komponen dan fitur yang sangat umum sehingga satu serangan yang bisa dilakukan di satu web site dengan CMS tertentu maka web site lain yang menggunakan CMS yang sama akan kena juga. Selain itu juga lebih susah untuk membuat fitur baru.

Solusi kedua untuk jasa pembuatan web adalah benar-benar menyewa programmer untuk membuat web dengan lengkap tanpa menggunakan CMS yang sudah umum ada di internet. Solusi ini relatif lebih mahal dan lebih lama daripada solusi sebelumnya karena pekerjaan yang dilakukan juga lebih banyak.

Solusi kedua ini banyak dilakukan untuk perusahaan-perusahaan besar atau perusahaan kecil yang memang ingin keunikan tersendiri buat websitenya. Harga dan waktu jelas menjadi penyebab orang tidak memilih solusi kedua ini. Akan tetapi ada lagi kelebihan dengan solusi itu yaitu:

  1. Bisa lebih leluasa menentukan fitur-fitur yang masuk ke dalam web site meskipun fitur tersebut bukanlah fitur yang umum ada di pasaran. Hal ini akan membuat keunikan tersendiri dari web site Anda.
  2. Terhindar dari serangan hacker seperti yang terjadi di CMS. Jadi jika satu web site terkena serangan hacker. Belum tentu web site Anda akan kena serangan yang sama. Hal ini karena dengan solusi ini digunakan metode atau tekonologi yang berbeda dari kebanyakan web site.
Satu hal yang perlu diperhatikan jika ingin menggunakan solusi ini adalah pastikan dokumentasi dari web site kita baik dokumentasi teknis maupun user manual benar-benar lengkap. Hal ini untuk menjamin bahwa kelak jika da masalah atau kita ingin mengubah website tersebut bisa dilakukan dengan mudah meskipun dilakukan oleh orang yang dulu tidak ikut membuat website kita.

Demikian dua solusi yang umum dilakukan untuk membuat web site. Semoga bermanfaat.

Thursday, June 5, 2014

Membuat dan Menjalankan Website Semurah Mungkin (Membeli Nama Domain)

Gambar diambil dari http://whoapi.com/

Web site rasanya sudah menjadi syarat wajib bagi bisnis yang basisnya online atau yang ingin menjadi besar. Apalagi untuk bisnis yang besar, keberadaan sebuah website adalah hal yang mutlak. Manfaat terbesar dari web site adalah menjadi tanda bahwa usaha kita itu ada. Untuk bisnis e-commerce bisnis harus ada untuk menjalankan kegiatan bisnis utama (core business) kita.

Bagi yang tidak mempunyai background IT, dan hanya mengerti seluk beluk usahnya saja, dan usaha itu bukan IT tentunya. Pasti kesulitan untuk membuat web site sendiri. Tulisan berikut ditujukan untuk membahas bagaimana cara membuat dan menjalankan web site dengan harga semurah-murahnya alias semurah mungkin dengan hasil kualitas website sebaik mungkin.

Untuk membuat dan menjalankan sebuah website umumnya ada tiga komponen penting yang membutuhkan biaya. Komponen-komponen itu antara lain:

  1. Nama domain atau alamat website kita di internet. Contoh misalnya alamat www.bajubagus.com. Banyak yang belum mengetahui bahwa untuk alamat website ini kita harus bayar.
  2. Jasa pembuatan website. Komponen ini adalah biaya untuk menyewa programmer untuk membuatkan kita web site.
  3. Hosting website atau sewwa komputer untuk menampung website kita sehingga bisa diakses di internet. Agar web site kita bisa diakses di internet, maka web site tersebut harus di taruh di komputer khusus yang bisa diakses di internet. Untuk menaruh web site kita di komputer tersebut juga dibutuhkan biaya.
Kita bahas komponen pertama yaitu nama domain atau alamat website. Nama domain ini bisa di dapatkan dengan gratis di beberapa web site di internet. Misalnya saja di freenom.com. Meskipun bisa didapatkan dengan gratis tapi sangat tidak direkomendasikan untuk mengambil nama domain gratisan dikarenakan beberapa hal berikut:
  1. Nama domain gratisan biasanya tidak populer. Misal contoh doman gratisan yang bisa Anda dapat misalnya http://www.bajubagus.cf. Format nama tersebut cukup aneh dan tidak populer karena memakai .cf (dot CF). Kebanyakan alamat di internet yang populer adalah .com (dot Com). Kalau alamat kita tidak populer maka orang akan susah membuka web site kita.
  2. Pelayanan untuk nama domain kita biasanya jelek. Yang namanya gratisan maka pasti berbanding lurus dengan kualitas. Contoh pelayanan jelek itu adalah akan dibutuhkan sampai satu tahun untuk mendaftarkan alamat web site kita. Bandingkan jika untuk yang berbayar alias tidak gratisan, proses registrasinya hanya cukup beberapa menit.
Untuk alamat domain website harganya relatif murah yaitu bisa sampai sekitar puluhan ribu. Memang ada nama domain yang sampai jutaan atau bahkan puluhan dan ratusan juta. Tapi saran saya pilih saja nama dengan harga terjangkau. Untuk pemilihan nama sebaiknya yang berakhiran .com (dot com). Karena nama berakhiran dot com sangat populer sehingga mudah ditemukan orang.

Untuk Harga yang termurah bisa sekitar Rp. 40.000 atau Rp. 50.000. Biasanya nama domain ini pertahun jadi tiap tahun harus bayar lagi jika masih ingin menggunakan nama tersebut. Biaya memperpanjangnya bervariasi tapi kurang lebih sama dengan biaya pembelian domain tersebut.

Untuk nama domain ini penghematan yang bisa kita lakukan hanya di pemilihan nama domain yang harganya semurah mungkin tapi masih berkualitas (memakai akhiran .com / dot com). Meskipun memakan biaya tapi pemilihan nama domain ini akan bermanfaat untuk kita di masa yang akan datang.

Di bankpun uang kita butuh perlindungan kita

Gambar dari http://www.theauditpeople.com/

Tulisan kali ini terinspirasi dari pengalaman dalam urusan perbankan. Bank menjadi pilihan wajib buat kita saat ini karena faktor keamanan dan kemudahan yang ditawarkan untuk pengelolaan uang kita. Sangat susah saat ini menemukan orang yang tidak punya rekening di Bank. Sayangnya dua faktor kemudahan dan keamanan sering kali kontradiksi di bank. Atau dengan kata lain, karena kemudahan yang ditawarkan Bank, faktor keamanan uang kita jadi berkurang. Hal ini saya ketahui beberapa hari terakhir. Semoga tulisan berikut bisa membantu kita menjaga keuangan kita dan perusahaan kita dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Cerita yang memicu postingan ini terjadi beberapa hari yang lalu. Saya mengunjungi Bank M**d*r* tempat saya membuka rekening untuk mengubah no HP sms banking saya. Ketika sampai di meja Customer Service, saya utarakan maksud saya dan ngisi formulir perubahan no HP dimana disitu terdapat no rekening, nama ibu kandung, alamat dan data-data lainnya. Selama mengisi formulir, si mbak Customer service menanyakan soal pekerjaan, keluarga dan sebaginya. Lalu dia menawarkan bahwa ada produk tabungan pendidikan untuk anak saya. Karena saya memang kurang tertarik dan supaya tidak terlalu mengecewakan si CS yang udah ngomong banyak saya katakan saja saya minta brosurnya saja nanti saya pelajari.

Setelah selesai mengisi formulir tersebut, si CS pergi meninggalkan saya dengan membawa formulir yang telah saya isi. Saya kira dia harus ke teknisi atau ke supervisor untuk mengurus perubahan yang saya minta. Tetapi yang terjadi cukup membuat saya terkejut. Dia ternyata ke meja Financial Advisor (FA) A*a *an*i*i yang letaknya beberapa meter dari meja CS. Setelah itu orang A*a *an*i*i menghampiri saya dengan membawa formulir yang sudah ada nama saya diatasnya tinggal tanda tangan saja.

Dengan semangat si FA langsung mempresentasikan tentang produk jualannya. Dalam hati saya sudah memutuskan tidak tertarik ikut/membeli produk tersebut. Akan tetapi karena kasihan dengan dia, saya beri waktu dia kesempatan untuk presentasi sampai selesai. Setelah selesai saya menolak halus dengan bilang akan diskusi dengan istri. Kalau saya tertarik saya akan ke situ lagi.

Concern saya yang utama adalah pemberian data pribadi saya oleh si CS Ma***ri ke si FA *x* **nd*** padahal mereka bukan dari perusahaan yg sama dan data nasabah harus dilindungi oleh bank.

Bagi yang belum mengerti tentang pentingnya data pribadi kita, akan saya bahas singkat disini. Efek pertama yg kena jika data kita nyebar adalah kenyamanan berkurang. Kita akan sering dihubungi sales menawarkan sesuatu. Baik itu asuransi, kartu kredit, dsb nya.

Kalau kenyamanan bukan hal yg penting buat Anda, maka faktor berikutnya bisa bikin khawatir. Yaitu bisa berpengaruh ke keuangan kita. 

Kok bisa? Hal ini saya ketahui setelah browsing tentang a** ma*d**i. Ternyata kita bilang "ya" di telpon, tanpa tanda tangan formulir apapun sudah dianggap setuju dan rekening kita akan di debet. Padahal di telpon tidak dijelaskan segala sesuatu menyangkut resiko, biaya dan segala hal yg gak mengenakkan buat kita.

Dari hasil browsing saya temukan banyak sekali keluhan mengenai hal ini. Bahkan di fan page facebook a*a *and*** banyak sekali keluhan.

Inilah yg saya maksud kemudahan bisa mengancam keamanan. Kemudahan approval by phone bisa menngancam keamanan uang kita meskipun uang itu di bank. Saya pribadi berpendapat approval by phone seharusnya tidak diperbolehkan. Sama seperti di luar negri.

Tapi kenyataannya hal diatas benar-benar terjadi. Untuk itu saya membuat beberapa tips untuk membantu menjaga keamanan data dan uang kita di bank. Berikut tips nya:

1. Jika CS bank menawarkan produk yg kita tidak tertarik, langsung bilang tak tertarik agar tidak memberi lampu hijau untuk dia share data kita.

2. Jika produk yg ditawarkan CS bank menarik buat kita, tanyakan apa namanya lalu bilang tidak tertarik dengan produk itu. Kok? Untuk alasan yg sama diatas. Mengenai info produk tersebut akan lebih aman kita cari sendiri di internet atau orang-orang terdekat kita berikut testimonial penggunanya. Kalau info di internet gak cukup barulah berikutnya tanya lagi ke CS bank khusus untuk produk itu.

3. Jika ternyata data kita sudah nyebar dan kita ditelpon oleh sales. Hal yang paling penting adalah jangan pernah bilang "ya" atau "setuju" atau jawaban positif lainnya untuk apapun pertanyaannya. Meskipun itu pertanyaan untuk konfirmasi nama. Yang boleh dikatan ketika ditelpon sales hanya jawaban negatif seperti misalnya "tidak mau", "saya tak tertarik". Atau jawab dengan pertanyaan lagi. Misal ketika konfirmasi nama jawab dengan "ini siapa?", "tahu no saya darimana?", dan sebagainya.

4. Kalaupun kita tertarik produk yg ditawarkan tetap jawab negatif. Ingat kita harus cari tahu sendiri produk tersebut di internet atau ke orang yg kita percaya sebelum menyetujui apapun.

5. Cek rekening kita secara reguler paling tidak seminggu sekali. Ini untuk mengetahui ada tidaknya autodebet yg tak kita setujui.

6. Kalau ada autodebet yg tak kita setujui, segera laporkan ke bank dan pihak yg autodebet dan minta dihentikan. Segera selidiki sebabnya jangan tunda lagi karena semakin lama akan makin besar kerugian dan makin susah keluarnya.

7. Kalau ternyata autodebet susah dihentikan dengan semua hal yg kita lakukan, langkah terakhir adalah menutup rekening bank kita dan pindah ke bank lain. Ini adalah langkah ekstrim yg diambil beberapa orang karena tidak bisa menghentikan autodebet. Berat memang tapi daripada kerugian terus terjadi.

Semoga tips diatas bisa membantu kita untuk lebih melindungi uang kita. Hikmah dari cerita ini adalah meskipun sudah di bank uang kita belum aman dan masih butuh perlindungan kita. Jika kita punya karyawan tidak ada salahnya juga kita minta karyawan kita berhati-hati agar hasil kerja keras mereka tidak diambil oleh pihak-pihak yang tidak berhak tanpa persetujuan mereka.


Sunday, June 1, 2014

Bisnis Menyewakan Ide

Posting kali ini terinspirasi dari presentasi Stephen Key di Google. Cukup menarik dari saya tentang yang dijalankan oleh Stepehen Key ini. Bisnis dia adalah licensing ideas atau menyewakan ide. Dari bisnisnya ini dia meraup untuk jutaan dolar.

Ide dari bisnisnya ini adalah dia mencari ide-ide baru yang sekiranya bisa digunakan oleh industri-industri. Setelah mendapatkan ide-ide tersebut, dia mengajukan paten sementara atau disebut sebagai provisional patent dari kantor patent amerika serikat. Berbekal ide dan patent tersebut dia menawarkan ide-idenya untuk dipakai di berbagai industri baik di amerika maupun di luar amerika. Industri yang telah dilayani juga cukup beragam dari industri obat, makanan, lifestyle, sampai perusahaan pembuat kartu ucapan selamat seperti Hallmark.

Stephen Key menjelaskan bahwa ide bisnisnya ini dia dapatkan ketika bekerja di perusahaan pembuat boneka Teddy Ruxpin dimana penemu boneka tersebut mendapatkan uang yang sangat banyak dari royaltia atas boneka yang dia temukan.

Dia menjelaskan bisnisnya bisa berjalan karena sekarang banyak sekali perusahaan-perusahaan yang menerapkan kebijakan open innovation. Dengan kebijakan ini maka perusahaan bersedia membayar untuk menggunakan ide-ide yang nantinya akan diaplikasikan di produk dan jasa yang mereka tawarkan.

Untuk melindungi idenya supaya tidak dicaplok atau dicuri oleh perusahaan-perusahaan tersebut, dia mendaftarkan idenya tersebut ke kantor paten amerika. Disini dia cukup beruntung karena di Amerika terdapat jenis paten yang disebut provisional patent, dimana dia punya hak paten atas idenya itu hanya dalam waktu satu tahun. Setelah satu tahun, hak paten tersebut akan hilang kalau dia tidak mendaftarkan idenya sebagai permanen patent.

Mengenai kemudahan yang dia dapatkan karena berada di Amerika, dia menyebutkan bahwa kemudahan itu sebenernya bukan syarat mutlak, karena dia pernah juga menjual idenya ke Jepang yang tidak tercakup dalam wilayah kantor paten amerika. Intinya adalah ide kita harus benar-benar menyelesaikan suatu masalah yang dihadapi perusahaan tersebut.

Jika terjadi kasus dimana ide kita dicuri sedangkan tidak ada perlindungan paten atas ide kita tersebut menurut dia itu bisa diatasi dengan menyimpan semua rekaman percakapan kita baik itu email, chatting atau telpon yang menunjukkan bahwa kita pernah menyampaikan ide tersebut ke perusahaan tersebut. Kalau ada uang bisa kita tuntut dengan pengacara atau kalau tidak punya uang cukup tuliskan kejadian yang kita alamai di internet di forum-forum yang cukup populer. Karena perusahaan-perusahaan sekarang sangat concern dengan image mereka di internet. Hal ini bisa membuat mereka berpikir beberapa kali kalau ingin berbuat curang.

Stephen Key juga menjelaskan strategi untuk memasukkan ide kita ke suatu perusahaan. Sebisa mungkin jangan ngobrol dengan orang dari legal department atau bagian yang mengurusi tentang masalah hukum perusahaan tersebut. Hal ini karena mereka pasti akan berusaha mendapatkan ide Anda dengan harga semurah mungkin bahkan kalau bsia gratis. Orang yang sebaiknya Anda ajak ngobrol adalah dari Departemen Marketing atau Sales. Karena merekalah yang benar-benar mengerti masalah yang dihadapi oleh customer mereka. Kalau mereka tertarik maka mereka biasanya akan memperjuangkan ide Anda untuk diterima.

Secara garis besar berikut urut-urutan yang dijalankan untuk menajalankan bisnis menyewakan ide:


  1. Temukan masalah yang sering dihadapi oleh banyak orang termasuk diri Anda sendiri. Pastikan masalah tersebut juga dihadapi banyak orang dan belum ada solusinya.
  2. Cari solusi dari masalah tersebut. Setelah dapat solusinya search di internet (e.g. Google patent) untuk mencari patent atau solusi yang mungkin sudah ada. Meskipun sudah ada patent untuk solusi tersebut, belum tentu patent tersebut sudah diimplementasikan oleh industri. Stepehen Key menyebutkan bahwa 97% paten di seluruh dunia tidak menghasilkan uang sepeserpun untuk penemu paten tersebut.
  3. Terus kembangkan solusi tersebut sampai bisa menghasilkan paten baru. Anda akan cukup kaget bahwa paten bisa mencakup hal-hal atau ide-ide yang sangat-sangat sederhana. Silakan lihat paten-paten Stephen Key sebagai contoh. Justru paten atau ide yang sederhana kemungkinan besar akan dibelia tau disewa oleh industri karena implementasinya akan sangat mudah.
  4. Setelah cukup yakin bisa menghasilkan paten ajukan provisional patent ke kantor hakcipta dan paten. Hal ini yang sepertinya susah untuk diluar Amerika. Ini harus diselidiki di negara masing-masing untuk mengetahui kemungkinannya. Kalaupun tidak bisa dipatenkan bisa gunakan solusi yang disebutkan diatas yaitu dengan menyimpan rekaman semua komunikasi kita dengan perusahaan yang kita hubungi untuk mencegah pencurian ide di masa depan.
  5. Hubungi bagian marketing atau sales dari perusahaan-perusahaan yang sekiranya akan tertarik dengan ide tersebut. Benar-benar alokasikan waktu untuk mencari dan menghubungi perusahaan2 tersebut.
  6. Jika sampai jangka waktu tertentu (misal setelah intensif menghubungi selama sebulan) tidak ada yang tertarik, maka ide Anda memang tidak bisa digunakan. Coba tanya kenapa industri tidak mau menggunakannya dan ubah idenya untuk bisa dijual lagi.
  7. Kalau ada yang tertarik maka selamat menikmati uang hasil royalti ide Anda :)

Semoga tulisan ini bisa membantu menambah wawasan mengenai peluang bisnis di open innovation.